Praktik di lapangan menunjukkan bahwa antrean apotek bisa dipangkas tanpa mengurangi kehati-hatian penyerahan obat. Ini menjadi titik yang paling sering kami bahas saat sesi pendampingan.
Berikut 5 praktik yang kami lihat paling membantu, disusun dari yang paling mudah dijalankan.
Pesanan masuk setelah resep terverifikasi. Sisi baiknya, langkah ini bisa dijalankan tanpa biaya tambahan yang berarti. Kalau perlu, mulai dari satu poli dulu sebagai uji coba sebelum berlaku menyeluruh. Catat kendala yang muncul agar perbaikannya lebih terarah.
Apoteker menyiapkan sesuai urutan yang adil. Kalau perlu, mulai dari satu poli dulu sebagai uji coba sebelum berlaku menyeluruh. Petugas baru biasanya lebih cepat beradaptasi bila langkah ini dituliskan, bukan hanya diceritakan. Libatkan petugas yang paling sering bersinggungan dengan proses ini.
Bagian yang butuh kesabaran
Pasien diberi tahu saat obat siap. Pengalaman di beberapa klinik menunjukkan hal ini paling sering jadi sumber keterlambatan. Bila diabaikan, dampaknya sering baru terasa di akhir bulan saat evaluasi. Evaluasi hasilnya sebulan kemudian dengan data sederhana. Sejauh pengalaman kami, aspek ambil obat online memang jarang dibahas padahal sering menjadi ganjalan.
Sediakan pilihan ambil di tempat atau diantar. Sisi baiknya, langkah ini bisa dijalankan tanpa biaya tambahan yang berarti. Bila diabaikan, dampaknya sering baru terasa di akhir bulan saat evaluasi. Pastikan setiap orang tahu siapa yang menjadi penanggung jawabnya.
Tambahan yang jarang disadari
Jaga mutu dan suhu obat saat pengiriman. Yang membuat beda bukan besar-kecilnya klinik, melainkan apakah langkah ini dijalankan atau tidak. Banyak klinik baru menyadari pentingnya setelah sempat mengalami masalah. Di ranah ambil obat online, detail seperti inilah yang membedakan klinik yang rapi dan yang kerepotan.
Catat serah terima dengan rapi. Perubahan seperti ini memang kecil, tetapi terasa saat dihitung dalam sebulan. Bila diabaikan, dampaknya sering baru terasa di akhir bulan saat evaluasi.
Langkah praktis yang bisa dicoba minggu ini
- Tempel pengingatnya di tempat yang memang sering dibaca petugas.
- Rekap dulu kondisi saat ini selama satu pekan supaya perubahan diukur dengan angka, bukan perasaan.
- Tuliskan temuan paling sering muncul, lalu pilih satu yang paling mengganggu pelayanan pasien.
- Bicarakan dengan petugas yang menjalankannya sehari-hari dan minta usulan perbaikan yang realistis.
Setelah satu-dua bulan, biasanya tim sudah merasa cara baru ini lebih ringan daripada cara lama.
Pola yang perlu dihindari
Kesalahan berikut terlihat sepele, tetapi efeknya terasa saat klinik sedang sibuk.
- Tidak menetapkan siapa penanggung jawab, sehingga pekerjaan jatuh ke orang yang paling rajin saja.
- Mengandalkan ingatan satu orang untuk hal yang seharusnya tercatat di sistem.
- Menganggap pelatihan sekali di awal sudah cukup untuk seterusnya.
Tidak perlu membereskan semuanya hari ini; pilih satu, perbaiki, lalu lanjut ke berikutnya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah boleh diantar ke rumah? Bisa, bila alurnya disiapkan termasuk penjagaan mutu obat.
Bagaimana bila pasien terlambat mengambil? Simpan di tempat yang sesuai dan beri tahu kembali.
Agar tidak berhenti di rencana
Yang terpenting, ukur hasilnya dengan data sederhana, lalu putuskan langkah lanjutan.
Bagi klinik yang mulai kewalahan mencatat dengan cara lama, SUPER HEALTHCARE menyatukan pendaftaran, rekam medis, apotek, kasir, dan laporan dalam satu aplikasi yang bisa dicoba lebih dulu.
Bagian ini kami susun dari pertanyaan yang paling sering muncul saat klinik mulai menata sistem dan kebiasaannya.
Bila ada istilah yang terasa asing, catat dulu dan tanyakan kepada penyedia sistem Anda; jangan dipaksakan sendiri.