Alur Pasien IGD vs Rawat Jalan di Klinik
Klinik yang melayani keduanya perlu memisahkan alur agar pasien darurat tidak tertahan di pendaftaran.
145 artikel terbit — panduan praktis seputar operasional, rekam medis, apotek, akuntansi, dan pemasaran klinik.
Klinik yang melayani keduanya perlu memisahkan alur agar pasien darurat tidak tertahan di pendaftaran.
Di klinik yang ramai, proses mendaftar ulang yang lambat menjadi penyebab utama antrean menumpuk.
Salah paham soal panggilan sering membuat pasien masuk ke ruang yang keliru.
Menumpuknya antrean biasanya bukan karena dokter lambat, tetapi karena pendaftaran dan pembayaran berjalan di waktu yang sama.
Klinik dengan dua poli atau lebih sering kesulitan bila antrean tidak dipisah per layanan.
Ketika pasien berpindah cabang, riwayat yang utuh membuat dokter tidak perlu mengulang anamnesis dari nol.
Klinik yang berhasil biasanya memulai dari alur yang paling sederhana, lalu menambah fitur bertahap.
Banyak klinik menemukan waktu tunggu turun setelah data pasien lama tidak lagi dicari manual di lemari berkas.
Hasil laboratorium yang salah tempel ke pasien lain adalah salah satu risiko paling serius di klinik.
Resume yang baik menghemat waktu dokter di fasilitas tujuan dan mengurangi pertanyaan ulang ke pasien.
Dokumen medis elektronik menuntut kejelasan siapa yang bertanggung jawab atas isinya.
Kebocoran data di klinik kecil umumnya berawal dari kata sandi yang dibagikan antar petugas.